FK Unimus Jalin Kerjasama dengan Enam Univeritas di Malaysia

Kualalumpur | 17 September 2019, Cyberjaya Malaysia. Delegasi Unimus; dr Arief Tajally Adhiatma M.H.Kes. (Wakil Dekan I), dr Aisyah Lahdji MMR (Wakil Dekan II), dr Merry Tiyas Anggraini M.Kes (Ketua Program Studi), dr Noor Yazid Sp.P.A (Ketua UKKI) Muhammad Yusuf, PhD (Direktur IRO), mendampingi kegiatan short course program untuk mahasiswa dilaksakan selama 5 hari di Cyberjaya University College of Medical Sciences (CUCMS), sebagai bagian dari study mobility programe. Bersamaan dengan kegiatan tersebut dilaksanakan penguatan kerjasama dengan enam Universitas di Malaysia yang memiliki program kedokteran.

Pertemuaan pertama dilaksanakan di CUCMS bertemu dengan Mayor General Prof Dato’ Dr Mohd Zin Bidin (Dean Medical Faculty CUCMS) bersama jajaran vice dean. Diskusi membahas pada kerjasama program short course Occupational Health and Safety di 2020

Selanjutnya, di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), dijamu oleh Prof Muhammad Shamsir (Dean Medical and Health Science Faculty) beserta jajarannya, membahas tentang penguatan kedokteran islam. Adapun di Manajamen and Science University (MSU) berdiskusi dg Prof Dr Yong Rafida dan Prof Hamidah Abubakar (Dean and Vice Dean International Medical School) membicarakan kerjasama persipaan elective bidang kesehatan masayarakat.

Pertemuan di University of Malaya (UM) menyiapkan short course pada kedokteran olahraga, pertemuan bersama Assoc Prof Mohd Nahar (Head Program of Sport Medicine). Pertemuan di University Putra Malaysia (UPM) mempersiapkan kerjasama pada elective kedokteran keluarga yg menjadi unggulan Unimus, pertemuan dg faculty member dipimpin Prof Dr Zamberi Zakawi. Pertemuan yang ke enam adalah dengan University Kebangsaan Malaysia (UKM) bersama Prof Dr Zaliha Mahdi, menyiapkan short course untuk elective bidang disaster and emergency medicine.

“Kerjasama ini bertujan agar elective program yang sifatnya wajib di 2020 bagi mahasiswa kedokteran, semua bidang bidang keunggulan FK Unimus sudah memiliki partner universitas di Luar Negeri” dr Arief Tajally Wakil Dekan 1 FK Unimus. “Kedepan kegiatan elective akan dilaksanakan selama dua minggu di Luar Negeri sebagai syarat outbound program internasional FK” Tambah dr Aisyah Lahdji, MM. MMR.

Reportase UPT Humas & Protokoler

Dekan FK Unimus Angkat Sumpah Tiga Puluh Dokter Baru

Kedungmundu Ι Bertempat di Aula lantai 7 gedung Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Semarang, Dekan Fakultas Kedokteran Unimus Prof. Dr. dr. Rifki Muslim, Sp.B, Sp.U melantik dokter baru Unimus pada acara Sumpah Dokter ke-20, Sabtu (03/8/2019) disaksikan oleh Rektor Unimus yang diwakili Wakil Rektor bidang kemahasiswaan Dr. Samsudi Raharjo, MT, MM, Dinkes Prov Jawa Tengah, IDI kota Semarang dan IDI Prov. Jawa Tengah, PWM Jawa Tengah serta Direktur beberapa RS di Semarang. Dengan dilantiknya 30 dokter baru FK Unimus telah meluluskan 262 dokter sampai saat ini yang telah tersebar untuk mengabdikan diri di berbagai wilayah di Indonesia.

Tiga puluh dokter baru yang dilantik yaitu: dr. Adilla Hastika Fasha, dr. Agnes Alkhurilina, dr. Bima Bayu Putra, dr. Dwi Hilda Putri, dr. Effitra Febrina, dr. Erwin Kukuh Widhianto, dr. Fachru Riza Achmad , dr. Findi Wira Purnawati, dr. Firza Yoga Baskoro, dr. Himmatul Ulya, dr. Ilma Rizki Satriani, dr. Indah Aprilia Dwi Mahanani, dr. Isfi Sabila Izzati, dr. Khansa Firhati, dr. Maya Indah Triwardani, dr. Mella Anyndya Hernata, dr. Millati Rahmatika, dr. Muhammad Adzanta Al Afghani, dr. Muhammad Arif Nurohman, dr. Nurkomariah Zulhijjah, dr. Ovie Noviasari, dr. Pramudita Probosiwi, dr. Priscillia Fatma Tiara Gunardi, dr. Ransidelenta Vistaprila Elmarda, dr. Ratri Cahyaningtyas, dr. Rizzanjeni Berril Riyadi, dr. Rumaisha Qonita Tanaya, dr. Saina Abas, dr. Tajudin Rahmat Surya Atmaja dan dr. Widhy Anindya Wardhani. Tiga puluh dokter baru Unimus telah lulus Uji Kompetensi Program Profesi Dokter (UKMPPD) baik Computer Based Test (CBT) maupun Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

“Sumpah dokter sebagai salah satu upaya agar dokter melakukan pekerjaan secara profesional serta masyarakat terlindungi. Setelah di ambil sumpah, nantinya dokter baru lulusan FK Unimus akan mendarmabaktikan dirinya kepada bangsa, negara, masyarakat dan keluarga sebagai dokter yang Islami.” ungkap Prof. Rifki.   Dekan berharap para dokter baru membawa nama baik almamater FK Unimus, bisa sukses di masyarakat dan selalu update ilmu khususnya di bidang medis. “WHO mensyaratkan 5 kriteria dokter yang baik (five star doctor) yaitu mampu memberi layanan yang baik, mampu menjadi pengambil keputusan yang baik, mampu berkomunikasi, mampu memimpin dengan baik, dan mampu menjadi manager yang baik. Unimus menambah 2 kriteria lagi  dalam “seven star good moslem doctor” yaitu dokter yang pandai melakukan penelitian dan dokter yang beriman dan bertakwa” ujar Dekan FK Unimus.

Program Pendidikan Dokter FK Unimus yang berusia satu dasa warsa telah terakreditasi B oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes) untuk Sarjana Kedokteran Unimus dan Profesi Dokter.  Pencapaian terkini yang di raih oleh FK Unimus adalah menempati peringkat ke-3 presentase kelulusan first taker Uji Kompetensi OSCE dari 72 FK di Indonesia. Selamat dan sukses bagi para dokter baru atas kelulusan yang telah diraih, selamat bagi para orang tua dan dosen pendidik yang telah berhasil menghantarkan dan mencetak lulusan dokter baru, sebagai kontribusi untuk kemajuan kesehatan Bangsa Indonesia.

Reportase UPT Kehumasan dan Keprotokoleran

Mahasiswa FK Unimus Angkatan 2017 Melaksanakan PBL di PT Arindo Jaya Mandiri

Salah satu visi Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran adalah menghasilkan lulusan sarjana kedokteran yang unggul dalam Pendidikan Kedokteran dengan Pendekatan Kedokteran Okupasi. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan Praktek Belajar Lapangan/PBL mahasiswa di lingkungan perusahaan di sekitar wilayah kota Semarang. Pada Blok 18 ini dimana Blok dengan topik Kedokteran Okupasi, salah satu kegiatan PBL mahasiswa adalah mengunjungi perusahaan yang ditunjuk. Pada tahun ajaran 2018-2019 PT Arindo Jaya Mandiri dipilih sebagai wahana PBL mahasiswa dengan spesialisasi perusahaan pengangkutan yang menangani transaksi ekspor impor di Indonesia terutama wilayah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. PT Arindo Jaya Mandiri didirikan sejak bulan Juli tahun 1993. PT Arindo Jaya Mandiri adalah perusahaan freight forwarder yang merupakan badan usaha yang bertujuan untuk memberikan jasa pelayanan/pengurusan atas seluruh kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman, pengangkutan dan penerimaan barang dengan menggunakan multimodal transport baik melalui darat, laut dan udara.

PBL tersebut bertujuan agar mahasiswa mampu mengidentifikasi bahaya potennsial/faktor risiko terhadap kesehatan dan keselamatan kerja, mengidentifikasi gangguan kesehatan yang mungkin timbul karena adanya bahaya potensial dan mampu menjelaskan upaya perlindungan dan pencegahan yang telah dilakukan oleh perusahaan PT Arindo Jaya Mandiri. Dalam kesempatan PBL tersebut mahasiswa memperoleh banyak sekali pengalaman okupasi di dunia perusahaan.

FK Unimus Gelar Seminar Kesehatan “Pemilu 2019 Dalam Perspektif Kedokteran Okupasi”

Semarang | (26/06/2019) Berbicara mengenai Pemilu 2019 yang dilaksanakan bulan April lalu, masih terdapat suatu hal yang masih menyisakan satu masalah besar, yaitu soal penyebab meninggalnya banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di seluruh wilayah Indonesia. Tercatat lebih dari 500 petugas KPPS meninggal dunia sehingga ada sejumlah dugaan yang muncul mengenai penyebab kasus ini. Beberapa menyatakan hal itu disengaja untuk mengacaukan Pemilu 2019, sementara pendapat lain menyatakan para petugas jatuh sakit dan meninggal karena depresi akibat tudingan kecurangan.

Bertolak dari permasalahan tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar seminar nasional kesehatan yang bertajuk “Pemilu 2019 Dalam Perspektif Kedokteran Okupasi”. Bertempat di Aula Gedung FK Unimus, acara tersebut menghadirkan empat pembicara sekaligus, yakni M. Taufiqurrahman, ST (KPU Jawa Tengah), dr. Muhammad Ilyas, Sp.OK (Prodi Kedokteran Okupasi FK Universitas Indonesia), dr. Nusye E. Zamsiar, MS, Sp.OK (Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia), serta Dr. Mohd. Raffee Bin Baharudin, MCIEH (University Putra Malaysia) dan di moderatori oleh dr. M.Riza Setiawan, MOSH.

Pembicara pertama M. Taufiqurrahman, ST memaparkan tema terkait “Beban Kerja dan Proses Rekrutmen Petugas KPPS”, dilanjutkan dengan pembicara kedua dr. Muhammad Ilyas, Sp.OK menjelaskan “Kematian Petugas KPPS Dalam Perspektif Kedokteran Okupasi”, serta “Screening Kesehatan Petugas KPPS” oleh pembicara ketiga dr. Nusye E. Zamsiar, MS, Sp.OK, kemudian Risk Management for Election Workers oleh pembicara terakhir Dr. Mohd. Raffee Bin Baharudin, MCIEH.


Hadir untuk memberikan sambutan, Wakil Rektor III Dr. Samsudi Rahardjo, MM. , MT. Pihaknya menyatakan kegiatan seminar kesehatan tersebut adalah kajian akademis murni. “Hasil diskusi nanti bisa dijadikan bahan untuk rekomendasi ke KPU agar kedepannya proses penyelenggaraan pemilihan umum dapat menjadi lebih baik lagi. Rekomendasi bisa menjadi pertimbangan evaluasi untuk perbaikan sehingga bisa mengantisipasi kemungkinan buruk yang akan terjadi, “ pungkasnya.

Reportase UPT Kehumasan & Keprotokoleran

Fasilitasi FK, Unimus Bangun RS Pendidikan

Kedungmundu |(27/05/2019) Rumah Sakit adalah lahan praktik yang wajib ada untuk praktik profesi dokter. Menyikapi hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mulai membangun rumah sakit (RS) pendidikan melengkapi dan mendukung keberadaan fakultas kedokteran Unimus di kampus terpadu kawasan Kedung Mundu. 

Peletakan batu pertama bangunan yang direncanakan  7 lantai ini dilakukan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H Haedar Nashir, MSi, Ketua PW Muhammadiyah Jateng H Tafsir, MAg, Ketua Badan Pelaksana Harian Unimus Widadi serta Rektor Unimus Prof. Dr. H Masrukhi, MPd, Senin sore (27/5/2019).

Selain peletakan batu pertama pembangunan RS Pendidikan Unimus, Haedar Nashir dan Prof Masrukhi juga meresmikan sejumlah pembangunan sarana prasarana Unimus lainnya di antaranya Gedung Kuliah Fakultas Ekonomi dan Fakultas Bahasa dan Budaya, Gedung Serbaguna,  Gedung Bahasa dan Tahfidz Quran, serta peresmian Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Unimus. Pembangunan rumah sakit di sisi utara kampus Unimus ini ditargetkan selesai maksimal 3 tahun.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengapresiasi Unimus dalam membangun banyak sarana prasarana kampus sejalan dengan peningkatan signifikan jumlah mahasiswa Unimus dalam kurun 4 tahun terakhir ini. Juga sejalan dengan meningkatnya Unimus yang masuk ranking 5 besar perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) di Indonesia.

Dikemukakan oleh Rektor Unimus Prof. Masrukhi bahwa pembangunan RS Pendidikan Unimus direncanakan akan selesai dalam waktu 3 tahun. “Unimus saat ini sudah memiliki ijin induk usaha dan ijin pembangunan yang di keluarkan oleh pemerintah Republik Indonesia yang nanti menjadi landasan pendirian fasilitas lain selain klinik dan RS seperti pendirian apotik. Insyaallah dengan berdirinya diresmikannya RS Gigi Unimus dan dibangunnya RS Penddikan Unimus akan menambah jumlah fasilitas kesehatan yang ada di Semarang dan Jawa Tengah” ujarnya. Rektor menyampaikan rasa syukurnya atas capaian Unimus. Rektor berharap Unimus dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan bangsa.

Reportase UPT Humas dan Protokoler