Mahasiswa FK Unimus Jalani Student Mobility Ke Malaysia

Semarang │(19/08/2017) Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (FK Unimus) terlibat dalam kegiatan internasional dengan mengikuti International Student Mobility ke Cyberjaya University College Medical Science (CUCMS) Malaysia. Keberangkatan mahasiswa dilepas oleh Rektor Unimus (Prof. Dr. Masrukhi., M.Pd, Dekan FK Unimus (Prof. Dr. dr. Rifki Muslim SpB. SpU(K), Wakil Dekan I (dr. M Riza Setiawan, M.Kes),  Wakil Dekan II FK Unimus (dr. Aisyah Lahdji, MM, MMR) dan Direktur Eksekutif Kepala International Relationship Officer (IRO) Unimus (M. Yusuf., PhD) di sela-sela seminar  internasional ISOCMED yang diselenggarakan FK Unimus di Hotel Patra Semarang, Sabtu (19/08/2017). International Student Mobility di Cyberjaya University berlangsung dari tanggal 20-25 Agustus 2017 diikuti oleh 21 mahasiswa FK semester VI yang mengambil mata kuliah Blok 18 Occupation Health.

Rektor Unimus dalam arahannya pada pelepasan delegasi mahasiswa berpesan agar mahasiswa bisa menjaga nama baik almamater dan bangsa saat di Malaysia serta berusaha maksimal mendapatkan ilmu sesuai kompetensi di bidang kedokteran yang mereka geluti. Rektor juga memesankan kepada mahasiswa untuk membekali diri dengan ilmu ketika mengikuti kegiatan di Cyberjaya University, mengikuti kegiatan dengan baik dan kembali dengan membawa ilmu agar dapat berbagi pengalaman.  “Berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), profesi dokter bebas melintasi diantara 11 negara ASEAN termasuk Indonesia. Saya harapkan kegiatan ini mampu memberikan pengalaman dan kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan jejaring. Menjalin jejaring internasional saat ini sangat penting bagi pribadi mahasiswa maupun bagi Unimus ke depannya. Terlebih bagi yang akan melanjutkan pendidikan S2 melalui program fast track Unimus telah melakukan kerjasama dengan CUCMS ” papar Rektor.

Senada dengan yang diungkapkan Rektor, Dekan FK Unimus menyampaikan bahwa kegiatan ke Cyberjaya University Malaysia merupakan kesempatan bagus bagi mahasiswa menimba ilmu sehingga perlu menggunakan kesempatan langka secara baik. “Mahasiswa bisa melihat teknologi dan pengetahuan terkait bidang kedokteran sehingga nantinya kalau ingin lebih lanjut misalnya studi lanjut atau keinginan lainnya sudah bisa menentukan arahnya” tambah Prof. Rifki.

Dijelaskan juga oleh Wakil Dekan I FK Unimus  kegiatan ini merupakan bagian pembelajaran program elektif blok ke 18 sebagai salah satu syarat mata kuliah Blok 18 Occupational Health di FK Unimus dan mendukung misi FK dalam hal internasionalisasi. “Peserta akan melaksanakan kegiatan ilmiah seperti presentasi, kegiatan kelas, kegiatan lapangan, kunjungan industri setempat terkait occupational health yang merupakan salah satu bidang unggulan di FK Unimus “papar Wakil Dekan I Unimus. Direktur Eksekutif Kepala International Relationship Officer Unimus menambahkan bahwa Program international student mobility ke Cyberjaya University Malaysia kali ini merupakan tahun kedua dilaksanakan.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

FK Unimus Gelar Seminar Internasional ‘ISOCMED’

Semarang │(19/08/2017) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang menyelenggarakan acara International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (ISOCMED) dengan tema “Traveler and International Worker Update”. Seminar dibuka oleh Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi., MPd bersama Dekan FK Unimus Prof. Dr. dr. Rifki Muslim., SpB SpU(K) di Hotel Patra Jasa Semarang. Seminar internasional digelar sebagai salah satu rangkaian Milad FK Unimus ke-9 yang diikuti oleh akademisi dan klinisi dari Indonesia dan luar negeri.

Seminar ISOCMED menghadirkan dr. Muchtaruddin Mansyur., MS., SpOK.,  PhD (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia) sebagai keynote speaker. Sesi simposium menghadirkan lima pembicara dari dalam dan luar negeri antara lain dr. Nusye E Zamziar, MS, SpOK (Ketua Perdoki), Dr.dr. Firdiansyah, Sp.KJ, MPH (Ketua Perdokhi), Lailana Purvis.,  MD.,  MSc.,  OHS (University of Groningen Belanda), Prof. Sultan Ayoub., Meo.,  MBBS.,  PhD.,  Mmed.,  Ed FRCP (King Saud University Arab Saudi) dan Prof. Dr. Zaleha binti Abdullah Mahdy., PMP (Universitas Kebangsaan Malaysia). Diungkapkan oleh Wakil Dekan I FK Unimus baha seminar internasional ini diselenggarakan agar para klinisi dan akademisi di dunia kesehatan semakin mengetahui tentang cara untuk menghadapi penyakit akibat perjalanan dan penyakit akibat pekerjaan. Saat ini masih sangat minim fakultas kedokteran perguruan tinggi (FK PT) di Indonesia yang member penekanan atau interest pada persoalan occupational health(kesehatan/kedoketaran kerja). FK Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) merupakan salah satu dari sedikit FK di Indonesia memberikan penekanan pada occupational health dalam pembelajarannya.

Wakil Dekan FK (dr.Muhammad Riza Setiawan., M.Kes) pada kesempatan wawancara disela-sela acara seminar menyampaikan bahwa FK Unimus, selain menekankan pada dokter keluarga, juga pada dokter yang paham akan kedokteran occupasi atau kedokteran kerja. Lebih lanjut dr. Riza menyampaikan bahwa kedokteran kerja sangat penting karena di tahun 2045-an Indonesia akan kelebihan jumlah penduduk (bonus demografi) dimana jumlah pekerja sangat banyak yang tentu saja diperkirakan akan banyak masalah kesehatan berkaitan dengan kerja atau pekerjaan masyarakat. “Saat ini perhatian pemerintah, masyarakat dan dunia industri terhadap kesehatan kerja masih sangat kurang, meskipun sudah ada BPJS Kesehatan. Implementasi kesehatan dan kesehatan kerja di dunia industri masih minim sehingga sangat riskan bagi pekerja dalam menjaga kesehatan mereka. Masalah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja masih diabaikan oleh perusahaan maupun oleh para pekerja sendiri. Ini karena penyakit akibat kerja biasanya timbul dalam kurun waktu lama, sehingga sangat perlu edukasi dan sosialisasi masalah kesehatan kerja secara massif” Ungkap Wakil Dekan I FK Unimus.

Rangkaian seminar internasional adalah simposium dan presentasi poster publikasi hasil-hasil penelitian oleh peserta seminar. Acara seminar internasional ini berlangsung sukses dan lancar. Terselenggaranya acara seminar internasional ini diharapkan menjadi acuan bagi civitas akademika Unimus untuk menyelenggarakan kegiatan yang serupa dan menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa untuk lebih aktif dan kreatif. Konferensi Internasional ISOCMED merupakan wujud internalisasi upaya Unimus untuk menjadi Universitas bermutu unggul yang mendunia.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

Dekan Fakultas Kedokteran Unimus Lantik 27 Dokter Baru

Dokter baru FK Unimus menandatangani berita acara sumpah profesi disaksikan Dekan FK Unimus

Semarang│(05/08/2017) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah ke-12 bagi 27 dokter baru lulusan Program Profesi Dokter. Prosesi sakral pengambilan sumpah bagi dokter baru dilakukan oleh Dekan FK Unimus (Prof. Dr. dr. H. Rifki Muslim., SpB., SpU) di Raffles Room Hotel Semesta. Hadir dalam angkat sumpah tersebut Rektor Unimus (Prof. Dr. H. Masrukhi MPd), Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Semarang (Dr. dr. Shofa Chasani., SpPD, KGH), dr. Arif Setyo Wibowo MKes (mewakili Ka Dinkes Provinsi Jateng) dan sejumlah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Para peraih gelar dokter yang disumpah kali ini telah dinyatakan lulus dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) bulan Mei 2017. Sampai saat ini FK Unimus telah meluluskan 150 dokter yang telah melakukan pengabdian diri di seluruh wilayah Indonesia bahkan juga di luar negeri.

27 Dokter baru FK Unimus yang menjalani angkat sumpah

Prof. Rifki dalam sambutannya mengungkapkan sumpah dokter sangat penting mengawali profesi anda sebagai dokter, sebagai janji pada Tuhan, masyarakat dan diri sendiri akan bekerja secara professional dan berakhlak mulia sebagai dokter.  “Tenaga medis dokter tidak akan angkuh, pasien merasa terlindungi dan dihargai serta sebagai sarana menjaga martabat dokter itu sendiri” ujar Dekan FK Unimus. Dekan menambahkan bahwa FK Unimus akan meningkatkan diri lewat target memperoleh akreditasi A pada tahun 2022 serta target membuka program S-2 di FK Unimus tahun 2018.Menurut Prof. Rifki prestasi FK Unimus setiap tahun semakin meningkat. “Saat ini ada 83 FK di Indonesia baik PTN maupun PTS dengan perolehan akreditasi A 17 FK, akreditasi B ada 29 FK dan akreditasi C ada 37 FK. Di antara 29 FK terakreditasi B tersebut 1 di antaranya adalah FK Unimus sebagai salah satuPerguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Kami selalu meningkatkan diri baik sarana prasarana maupun akreditasinya” ujar Dekan.

Kepada para dokter baru, dekan berpesan dokter baru selalu meningkatkan kompetensi dan ilmunya melalui berbagai pertemuan ilmiah seperti pelatihan, seminar, dan workshop. “Saat ini para dokter baru memperoleh hard skill berupa lisensi sebagai dokter. Namun banyak penelitian menyebutkan soft skill-lah yang bisa mengantar dokter menjadi pribadi yang sukses.  Bentuk softskill di antaranya kemampuan komunikasi yang baik, cara menyampaikan aspirasi secara baik, kemampuan berbahasa asing dan lain sebagainya” ungkap Dekan FK.

Rektor Unimus Prof. Dr. H. Masrukhi., MPd dalam sambutannya menyatakan bahwa peningkatan sarana prasarana FK yang saat ini telah terakreditasi B sangat diperlukan bagi para calon dokter sehingga Unimus saat ini sedang membangun gedung 7 lantai untuk FK di kampus terpadu Unimus di Kedungmundu. “Setelah pembangunan gedung FK selesai nantinya pembelajaran bagi mahasiswa program profesi dokter tahap profesi dilaksanakan di kampus FK Wonodri menyatu dengan Rumah Sakit Roemani sedangkan pebelajaran tahap akademik bisa menyatu di kampus terpadu Unimus di Kedungmundu, tempat yang sangat memadai untuk perkuliahan” ujar Rektor. Rektor menambahkan bahwa FK mentargetkan tahun 2022 bisa meraih akreditasi A, begitupula akreditasi institusi Unimus 3 tahun mendatang bisa meraih nilai A.

 

Sumber UPT Kehumasan& Protokoler