Topping Off Gedung FK Unimus Hadirkan Gubernur Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah siap menuangkan material bangunan untuk topping off gedung FK

Semarang | Unimus (24/01/2018) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), ketua PWM Jawa Tengah bersama sama melakukan topping off (penutupan atap) gedung 7 lantai Fakultas Kedokteran pada hari Rabu (24/01/2018).

Kegiatan dilakukan bersamaan dengan peninjauan RSGM Unumus dan peletakan batu pertama pembangunan gedung serba guna (GSG) Unimus , Fakultas Teknik , dan FMIPA di kampus terpadu. Topping off juga menghadirkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr. Abdul Mu’ti, pengurus BPH Unimus, Wakil Dekan I dan II FK Unimus, dosen FK Unimus dan perwakilan BEM FK Unimus.

Gubernur Ganjar Pranowo menuangkan material topping off

Ganjar Pranowo mengapresiasi pembangunan sarana prasarana di kampus Unimus. “Saat ini banyak perguruan tinggi swasta (PTS) yang memiliki mutu tidak kalah dengan mutu perguruan tinggi negeri (PTN) dan calon mahasiswa semakin pandai dalam memilih perguruan tinggi. Hanya perguruan tinggi yang berkualitaslah yang dipilih tanpa adanya PTN minded seperti era yang lalu” ungkap Ganjar.

Gubernur Jawa Tengah didampingi Wakil Dekan I FK Unimus menyaksikan pengangkatan material bangunan untuk topping off

Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, MPd dalam sambutannya mengatakan gedung FK Unimus diharapkan September 2018 sudah bisa digunakan untuk mahasiswa baru tahun akademik 2018. “Nantinya gedung FK di kampus terpadu digunakan untuk pembelajaran S1 Kedokteran, sedangkan gedung FK yang menyatu dengan RS Roemani di Wonodri akan difungsikan untuk pembelajaran profesi dokter” ungkap Rektor.

Sumpah Dokter Ke-14 Dekan FK Unimus Lantik 4 Dokter Baru

Empat dokter baru FK Unimus yang dilantik

Semarang│Unimus (20/01/2018)  Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (FK Unimus) Prof. Dr. dr. H. Rifqi Muslim, SpB, SpU (K) mengambil sumpah  4 dokter baru lulusan program pendidikan profesi dokter FK Unimus. Sumpah dokter ke-14 di gelar di Hotel Pesona Semarang, Sabtu 20 Januari 2018. Ke empat dokter baru yang diambil sumpahnya adalah dr. Agri Shafrion Darwis, dr. Debby Septyo Sony, dr. Rizki Amalia dan dr. Yuli Solihati. Sumpah dokter di hadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Wakil Rektor Unimus, Dekan Unimus, perwakilan Dinas Kesehatan dan tamu undangan dari RS di kota Semarang.

Keempat Dokter baru melafalkan sumpah profesi dokter

Dekan FK Unimus Prof. Dr. dr. H. Rifqi Muslim, SpB, SpU (K) menyatakan bahwa sampai sumpah dokter periode ke-14, FK Unimus telah meluluskan 161 dokter. “Sumpah dokter sebagai salah satu upaya agar dokter melakukan pekerjaan secara profesional serta masyarakat terlindungi. Dokter baru nantinya bisa meningkat sampai jenjang tinggi dan tertinggi seperti menjadi dokter spesialis, studi S2 dan S3 dan mengabdi di masyarakat” ungkap Dekan FK Unimus. Dekan FK Unimus juga memberi wejangan dan pesan khusus kepada empat dokter baru agar bekerja dengan etos kerja Islami sesuai visi misi Unimus. “Dokter baru Unimus seharusnya hidup secara benar, jujur dan amanah agar selamat di dunia dan akhirat” papar Prof. Rifki. “Hiduplah berbahagia, bahagiakanlah orang tua dan keluarga. Berterimakasihlah serta hargailah selalu kepada orang tua, guru / dosen juga kepada pasien yang telah menjadi sumber belajar” tambahnya.

 

Dekan FK Unimus memberikan ucapan kepada dokter baru yang di lantik

Terhadap dokter baru yang di lantik Rektor Unimus Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd yang sambutannya di bacakan oleh Wakil Rektor I Dr. Sri Darmawati, M.Si memesankan agar prestasi yang telah dicapai agar dapat dijadikan modal untuk mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat. “Gelar dokter ini merupakan hasil perjuangan yang tidak mengenal putus asa, dilandasi dengan sikap kesabaran, penuh semangat dan keuletan dalam menjalani kehidupan akademik, menempa intelektualitas dan skill. Sumpah dokter yang telah diucapkan harus diinternalisasikan dalam diri dan menjadi awal dari perjuangan baru yang lebih berat yaitu mengamalkan ilmu dan nilai-nilai ajaran Islam, berpikir sebagai intektual muslim yg bermoral” tambahnya. Rektor Unimus secara khusus juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih FK Unimus. “Bagi civitas akademika FK Unimus kami bersyukur atas pencapaian hasil akreditasi B dari LAM PTKes bagi prodi S1 Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter, dan tak hentinya rasa syukur kami atas di laksanakannya pembangunan gedung FK di kampus terpadu Unimus yang insyaallah siap di fungsikan untuk pembelajaran pada tahun ajar 2018/ 2019” papar Rektor.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

FK Unimus Hadirkan Guru Besar Cyberjaya University Isi International General Lecture

Dari kiri: Prof. Dato’ Dr. Abd Rahim, Wakil Rektor II Unimus Dr. Sri Rejeki, M.Kep, Sp.Mat dan Dekan FK Unimus Prof. Dr. dr. Rifqi Muslim, SpB, SpU (K)

Semarang │UNIMUS  (06012017) Menindak lanjuti kerjasama yang sudah di lakukan dengan Cyberjaya University, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menghadirkan Guru Besar Medical Faculty Cyberjaya University College of Medical Science Malaysia Prof Dato’ Dr. Abd Rahim bin Mohammad menjadi pembicara international general lecture bertajuk “Family Medicine to improve community health” di Aula FK Unimus.   International general lecture dibuka Wakil Rektor II Unimus Dr. Sri Rejeki, M.Kep, Sp.Mat dihadiri oleh Dekan FK Unimus Prof. Dr. dr. Rifqi Muslim, SpB, SpU (K), dosen FK Unimus, mahasiswa tingkat akhir S1 Kedokteran FK Unimus, mahasiswa Program Profesi Dokter Unimus serta mahasiswa Kedokteran Gigi.

Peserta Internasional General Lecture menyimak materi yang disampaikan Prof. Dato’ Dr. Abd Rahim

Prof. Dato’ Dr. Abd Rahim sharing tentang sistem kesehatan masyarakat dan kesehatan terkait dengan kebijakan dokter keluarga di Malaysia termasuk kebijakan menyangkut kematian ibu saat melahirkan.  Malaysia memiliki angka kematian bayi dan ibu akibat melahirkan yang relatif rendah jika dibandingkan Indonesia. Menurut Prof Dato’ Dr Abd Rahim, kematian ibu melahirkan bisa dicegah melalui investigasi menyeluruh agar kejadian tidak terulang. “Kalau di Malaysia, bila ada kejadian ibu meninggal saat melahirkan di klinik desa, puskesmas atau di layanan kesehatan lainnya maka kejadian tersebut dijadikan sebagai kejadian sangat khusus dan di record serta dilaporkan ke jenjang lebih atas sampai ke Kementerian Kesehatan Malaysia. Selanjutnya akan dilakukan investigasi menyeluruh tentang kejadian tersebut untuk mencari penyebabnya agar tidak terulang di masa datang” ujarnya saat menjawab pertanyaan mahasiswa tentang rendahnya angka kematian ibu melahirkan Malaysia yang sangat rendah” ujarnya saat menjawab pertanyaan mahasiswa tentang rendahnya angka kematian ibu melahirkan Malaysia yang sangat rendah. Prof. Dato’ Dr. Abd Rahim menghimbau masyarakat Indonesia (termasuk pemerintah) sebaiknya menjadikan kejadian kematian ibu saat atau akibat melahirkan sebagai hal yang perlu mendapat perhatian yang serius. “Upaya penurunan angka kematian Ibu akan lebih sukses dengan dukungan peningkatan fasilitas kesehatan, sumber daya manusia dan  keahlian tenaga kesehatan maka angka kematian tersebut bisa diturunkan signifikan” ungkapnya.

Prof. Dato’ Dr. Abd Rahim bersama Dekan FK Unimus Prof. Dr. dr. Rifqi Muslim, SpB, SpU (K)

Kegiatan International General Lecture sebagai salah satu upaya pencapaian visi FK Unimus yaitu menjadi program studi yang unggul dalam pendidikan kedokteran dengan pendekatan kedokteran keluarga dan kedokteran okupasi yang Islami, berbasis teknologi dan berwawasan Internasional di tahun 2034. Kegiatan ini juga salah satu wujud internalisasi kredo “Unimus menuju mutu unggul” dan menjadi salah satu bentuk upaya mewujudkan salah satu poin dalam visi Unimus, yaitu berwawasan internasional.

Reportase UPT Kehumasan dan Keprotokoleran