Visi

Menghasilkan lulusan sarjana kedokteran yang unggul dalam Pendidikan Kedokteran dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga dan Kedokteran Okupasi yang Islami berbasis teknologi dan berwawasan Internasional pada tahun 2034.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan sarjana kedokteran yang unggul berbasis Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) dan Standar Kompetensi dan Karakter Dokter Muhammadiyah (SKKDM)

  2. Menyelenggarakan penelitian di bidang kedokteran dasar, kedokteran klinik, kedokteran komunitas, kedokteran okupasi dan kedokteran Islam guna mendukung pengembangan pendidikan kedokteran dan kesehatan masyarakat.

  3. Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat.

  4. Menyelenggarakan tata kelola Program studi yang berbasis SPMI

  5. Mengembangkan dan menjalin kerjasama dengan pemangku kepentingan baik nasional maupun Internasional

Tujuan

Tujuan umum:

Menghasilkan sarjana kedokteran yang berkompeten dan terpercaya dalam melaksanakan pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan kedokteran keluarga dan kedokteran okupasi yang Islami.

Tujuan khusus:
  1. Terselenggaranya pendidikan untuk menghasilkan sarjana kedokteran yang memiliki Kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) dan Standar Kompetensi dan Karakter Dokter Muhammadiyah (SKKDM)

  2. Terselenggaranya penelitian di bidang kedokteran dasar, kedokteran klinik, kedokteran komunitas dan kedokteran Islam guna mendukung pengembangan pendidikan kedokteran dan kesehatan masyarakat.

  3. Terselenggaranya pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan kedokteran keluarga dan kedokteran okupasi yang islami guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

  4. Terselenggaranya tata kelola fakultas yang berbasis SPMI

  5. Meningkatnya kerjasama kemitraan regional, nasional dan internasional

Profil Lulusan

Profil lulusan Program Studi S-1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang adalah seorang sarjana kedokteran yang mampu melaksanakan pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan kedokteran keluarga di puskesmas, klinik pratama dan praktek dokter mandiri dan mempunyai karakter yang Islami

Dalam proses pendidikan S-1 Kedokteran, kurikulum tersusun dalam Blok, yang merupakan wadah integrasi berbagai disiplin ilmu, baik pre-klinik, para-klinik maupun klinik dan disusun dalam bentuk matriks. Setiap Blok disusun berdasar tema yang telah ditentukan sesuai kompetensi, visi, misi, dan tujuan institusi. Ciri khas/ unggulan dalam kurikulum FK UNIMUS adalah kedokteran keluarga, kedokteran okupasi dan nilai ke-lslaman dan ke-Muhammadiyahan, terintegrasi dalam seluruh blok. Pendidikan ditempuh selama 7 semester dengan beban 151 sks.

Makrokurikulum Pendidikan S-1 Kedokteran FK UNIMUS

a. BLOK 1 (BEING A MEDICAL STUDENTS)

Blok Being a Medical Students adalah awal pengenalan Standar Kompetensi Dokter” dan pemantapan kepribadian mahasiswa agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Agama dan Budaya, rasa kebangsaan dan cinta tanah air sepanjang hayat dalam menguasai, menerapkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dimilikinya, dengan rasa penuh tanggung jawab. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS .Disiplin ilmu yang terlibat ilmu Ketrampilan Belajar, Komunikasi Efektif, Etika Kedokteran, Profesionalisme dokter, Pendidikan Kewarganegaraan Kedokteran Islam,Al Islam dan Ke-Muhamadiyahan

b. BLOK 1 (BEING A MEDICAL STUDENTS)

Blok Being a Medical Students adalah awal pengenalan Standar Kompetensi Dokter” dan pemantapan kepribadian mahasiswa agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Agama dan Budaya, rasa kebangsaan dan cinta tanah air sepanjang hayat dalam menguasai, menerapkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dimilikinya, dengan rasa penuh tanggung jawab. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS .Disiplin ilmu yang terlibat ilmu Ketrampilan Belajar, Komunikasi Efektif, Etika Kedokteran, Profesionalisme dokter, Pendidikan Kewarganegaraan Kedokteran Islam,Al Islam dan Ke-Muhamadiyahan

c. BLOK 3 (BASIC MEDICAL SCIENCE II)

Blok Basic Medical Science II adalah blok yang mempelajari dasar dasar ilmu kedokteran medik. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan struktur, jaringan dan fungsi tubuh manusia serta perubahan biokimia yang terjadi pada keadaan fisiologis yang berkaitan dengan sistem syaraf, indera dan integumen.Selain itu mahasiswa diharapkan mampu menerapkan prinsip etika dalam pengelolaan masalah kesehatan, serta menjelaskan tentang Al Islam dan KeMuhammadiyahan. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS .Disiplin ilmu yang terlibat adalahanatomi, histologi, fisiologi, biokimia, etika dan, Al Islam dan KeMuhammadiyahan .

 

d. BLOK 4 (BASIC MEDICAL SCIENCE III)

Blok Basic Medical Science III adalah blok yang mempelajari dasar dasar ilmu kedokteran medik. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan struktur, jaringan dan fungsi tubuh manusia serta perubahan biokimia yang terjadi pada keadaan fisiologis yang berkaitan dengan sistem kardiovaskuler ,respirasi, hematoimunologi dan sistem digestif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS .Disiplin ilmu yang terlibat adalah anatomi, hitologi, fisiologi, biokimia dan imunologi.

e. BLOK 5 (BASIC MEDICAL SCIENCE IV)

Blok Basic Medical Science IV adalah blok yang mempelajari dasar dasar ilmu kedokteran medik. Mahasiswa dapat menjelaskan struktur, jaringan dan fungsi tubuh manusia serta perubahan biokimia yang terjadi pada keadaan fisiologis yang berkaitan dengan sistem uropoetika, reproduksi, dasar genetika dan endokrin serta menjelaskan hal yang berkaitan dengan Al Islam dan KeMuhammadiyahansebagai dasar mempelajari masalah kesehatan manusia yang akan dipelajari pada blok berikutnya. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS. Disiplin ilmu yang terkait adalah ilmu anatomi, fisiologi, histologi, biokimia, dan Al Islam KeMuhammadiyahan.

 

f. BLOK 6 (BASIC MEDICAL SCIENCE V)

Blok Basic Medical Science V adalah blok yang mempelajari dasar dasar ilmu kedokteran medik. Mahasiswa dapat memahami konsep tentang dasar penyakit meliputi etiologi, patogenesis, hematoimunologi dasar dan dasar pemeriksaan penunjang serta dasar manajemen terapi. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS .Disiplin ilmu yang terkait adalah ilmu mikrobiologi, parasitologi, patologi anatomi, patologi klinik, radiologi dan farmakologi.

g. BLOK 7 (BASIC COMMUNITY MEDICINE)
 

Blok Basic Community Medicine adalah blok pertama pada tahun kedua, yang merupakan pengenalan dasar terhadap ilmu kesehatan masyarakat dan kedokteran komunitas yang merupakan salah satu ilmu dasar untuk mewujudkan visi misi dan tujuan fakultas kedokteran UNIMUS yaitu menciptakan dokter yang mampu melakukan pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan kedokteran keluarga dan okupasi yang Islami. Setelah menyelesaikan blok ini diharapkan mahasiswa mampu menjelaskan  prinsip-prinsip praktek kedokteran dari sudut pandang pasien atau komunitas, profesi kedokteran dan sistem pelayanan kesehatan. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu kesehatan masyarakat, ilmu kedokteran keluarga, dan ilmu kedokteran okupasi, kedokteran islam, al Islam dan KeMuhammadiyahan.

h. BLOK 8 (THORAX PROBLEMS) 
 

Blok Thorax Problems adalah blok kedua pada tahun kedua, yang mempelajari tentang masalah-masalah yang terkait dengan gangguan struktur dan fungsi tubuh manusia pada regio thoraks. Setelah menyelesaikan blok ini diharapkan mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmu biomedik, perilaku, dan ilmu kesehatan masyarakat pada masalah keluhan dada (chest problems), mengetahui faktor risiko dan penyebab masalah keluhan dada secara umum, menjelaskan hubungan kausal – proses keluhan dada, memperoleh dan mencatat informasi keluhan dada yang dibutuhkan melalui komunikasi dan pemeriksaan yang relevan secara akurat pada individu, serta mampu merencanakan tindakan pencegahan primer terhadap individu dengan keluhan dada. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu penyakit dalam, kedokteran okupasi, anestesiologi, radiologi, patologi anatomi, patologi klinik, biokimia, farmakologi dan terapi, mikrobiologi, parasitologi, anatomi, fisiologi, dan forensik etikomedikolegal.            

 

i. BLOK 9 (NEUROMUSCULOSKELETAL PROBLEMS) 
 

Blok Neuromusculoskeletal Problems adalah blok ketiga pada tahun kedua, yang mempelajari tentang masalah-masalah yang terkait dengan gangguan struktur dan fungsi neuromuskuloskeletal. Setelah menyelesaikan blok ini diharapkan mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmu biomedik, perilaku, dan ilmu kesehatan masyarakat pada masalah neuromuskuloskeletal, mengetahui faktor risiko dan penyebab masalah neuromuskuloskeletal secara umum, menjelaskan hubungan kausal-proses keluhan neuromuskuloskeletal, memperoleh dan mencatat informasi keluhan neuromuskuloskeletal yang dibutuhkan melalui komunikasi dan pemeriksaan yang relevan secara akurat pada individu, serta mampu merencanakan tindakan pencegahan primer terhadap individu dengan keluhan neuromuskuloskeletal. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu penyakit saraf, ilmu bedah, ilmu penyakit dalam, radiologi, patologi anatomi, patologi klinik, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kedokteran okupasi, biokimia, farmakologi dan terapi, parasitologi, mikrobiologi,fisiologi,dan anatomi.

j. BLOK 10 (ABDOMINAL PROBLEMS) 
 

Blok Abdominal Problems adalah blok keempat pada tahun kedua, yang mempelajari tentang masalah-masalah yang terkait dengan gangguan struktur dan fungsi tubuh manusia pada region abdomen. Setelah menyelesaikan blok ini diharapkan mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmu biomedik, perilaku, dan ilmu kesehatan masyarakat pada masalah abdomen, mengetahui faktor risiko dan penyebab masalah abdomen secara umum, menjelaskan hubungan kausal-proses keluhan abdomen, memperoleh dan mencatat informasi keluhan abdomen yang dibutuhkan melalui komunikasi dan pemeriksaan yang relevan secara akurat pada individu, serta mampu merencanakan tindakan pencegahan primer terhadap individu dengan keluhan abdomen. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu bedah, ilmu penyakit dalam, ilmu kesehatan anak, radiologi, patologi anatomi, patologi klinik,biokimia,farmakologi dan terapi,parasitologi, mikrobiologi, anatomi, dan kedokteran islam.

 

k. BLOK 11 (SENSE ORGAN PROBLEMS) 

Blok Sense Organ Problems adalah blok kelima pada tahun kedua, yang mempelajari tentang masalah-masalah yang terkait dengan gangguan struktur dan fungsi tubuh manusia pada sistim indera dan integumen. Setelah menyelesaikan blok ini diharapkan mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmu biomedik, perilaku, dan ilmu kesehatan masyarakat pada masalah sistim indera dan integumen, mengetahui faktor risiko dan penyebab masalah sistim indera dan integumen secara umum, menjelaskan hubungan kausal-proses keluhan pada sistim indera dan integumen, memperoleh dan mencatat informasi keluhan pada sistim indera dan integumen yang dibutuhkan melalui komunikasi dan pemeriksaan yang relevan secara akurat pada individu, serta mampu merencanakan tindakan pencegahan primer terhadap individu dengan keluhan pada sistim indera dan integumen. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu penyakit mata, ilmu penyakit telinga hidung tenggorok kepala leher, ilmu kesehatan kulit dan kelamin, radiologi, patologi anatomi, farmakologi dan terapi, parasitologi, mikrobiologi,anatomi, dan kedokteran islam.

l. BLOK 12 (RESEARCH METHODS)

Blok Research Methods adalah blok kelima pada tahun kedua, yang mempelajari tentang masalah-masalah yang terkait dengan gangguan struktur dan fungsi tubuh manusia pada sistim indera dan integumen. Setelah menyelesaikan blok ini diharapkan mahasiswa mampu memahami dasar-dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran menggunakan metode ilmiah yang relevan, menulis dan mempresentasikan proposal penelitian, memahami masalah kesehatan dan cara pemecahannya yang dapat memperkaya wawasan  keilmuan  dan  mendukung  pengembangan karir sesuai dengan bakat dan minat. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: metodologi penelitian, epidemiologi, biostatistika, etikomedikolegal.

 

m. BLOK 13 (CONCEPTION, FETAL GROWTH, & CONGENITAL)

Blok Conception, Fetal Growth,& Congenitaladalah blok awal pada tahun ketiga. Blok ini terdiri dari lima modul. Blok ini akan berlangsung selama enam minggu. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami proses konsepsi, perkembangan janin dan kelainan kongenitalsecara komprehensif. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban6 SKS.Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: Ilmu kebidanan dan penyakit kandungan, ilmu gizi, ilmu bedah, ilmu kesehatan anak, forensik dan etikomedikolegal, farmakologi dan terapi, fisiologi, anatomi, patologi klinik, patologi anatomi, ilmu kesehatan masyarakat, al Islam dan KeMuhammadiyahan, biokimia, mikrobiologi.

n. BLOK 14 (MOTHERHOOD & NEONATES)

Blok Motherhood & Neonatesadalah blok kedua pada tahun ketiga. Blok ini terdiri dari lima modul. Blok ini akan berlangsung selama enam minggu. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami macam kelainan yang terjadi saat proses kehamilan dan masa neonatussecara komprehensif. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS.Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu kebidanan dan penyakit kandungan, ilmu kesehatan anak, anestesiologi, patologi klinik, ilmu kesehatan masyarakat, farmakologi dan terapi, ilmu kesehatan kulit dan kelamin, radiologi, ilmu penyakit telinga hidung tenggorok kepala leher, ilmu kesehatan mata.

 

o. BLOK 15 (CHILDHOOD)

Blok Childhood adalah blok ketiga pada tahun ketiga. Blok ini terdiri dari lima modul. Blok ini akan berlangsung selama enam minggu. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami macam kelainan yang terjadi padamasa kanak-kanaksecara komprehensif. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS.Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu kesehatan anak, patologi klinik, patologi anatomi, ilmu bedah, farmakologi dan terapi, ilmu kesehatan kulit dan kelamin, forensik dan etikomedikolegal, radiologi, ilmu kesehatan mata, parasitologi.

p. BLOK 16 (ADOLESCENT & ADULTHOOD) 

Blok Adolescent & Adulthood adalah blok keempat pada tahun ketiga. Blok ini terdiri dari lima modul. Blok ini akan berlangsung selama enam minggu. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami macam kelainan yang terjadi pada masaremaja dan dewasasecara komprehensif. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS.Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu kebidanan dan penyakit kandungan, ilmu penyakit dalam, ilmu kesehatan anak, ilmu bedah, ilmu kedokteran jiwa, ilmu penyakit saraf, farmakologi dan terapi, forensik dan etikomedikolegal, kedokteran islam, patologi anatomi, patolog klinik.

 

q. BLOK 17 (ELDERLY)

Blok Elderly adalah blok kelima pada tahun ketiga. Blok ini terdiri dari lima modul. Blok ini akan berlangsung selama enam minggu. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami macam kelainan yang terjadi pada masa lanjut usia secara komprehensif. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 7 SKS.Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu penyakit dalam, ilmu kedokteran jiwa, ilmu penyakit saraf, ilmu kesehatan mata, farmakologi dan terapi, ilmu kesehatan kulit dan kelamin, ilmu bedah, ilmu kebidanan dan penyakit kandungan, forensik dan etikomedikolegal, ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi, biokimia, histologi, biologi, kedokteran islam, ilmu gizi.

r. BLOK 18 (LIFESTYLE-RELATED DISEASE)

Blok Lifetyle-Related Disease adalah blok keenam pada tahun ketiga. Blok ini terdiri dari lima modul. Blok ini akan berlangsung selama enam minggu. Strategi pembelajaran blok ini meliputi pembekalan, diskusi tutorial, skill lab, temu pakar dan kegiatan belajar mandiri. Mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami macam kelainan yang terjadi akibat gaya hidup secara komprehensif. Penilaian pada blok ini terdiri penilaian kognitif, psikomotor, dan afektif. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 6 SKS.Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: ilmu kesehatan masyarakat, fisiologi, ilmu kedokteran jiwa, ilmu penyakit saraf, ilmu kedokteran okupasi, ilmu bedah, ilmu penyakit dalam, ilmu kesehatan anak, farmakologi dan terapi, ilmu kesehatan kulit dan kelamin, radiologi, ilmu kebidanan dan penyakit kandungan, ilmu gizi, patologi klinik.

 

s. BLOK 19 (EMERGENCY & DISASTER MANAGEMENT)

Blok Emergency and Disaster Management adalah blok yang mempelajari dasar-dasar ilmu kegawatdaruratan. Mahasiswa diharapkan mampu mendiagnosis dan melakukan penanganan kegawatdaruratan penyakit trauma dan non trauma yang dapat mengakibatkan kematian jika tidak ditangani. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 5 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat antara lain: Bedah, Anestesi, Forensik, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Penyakit Mata dan Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin.

t. BLOK 20 (ELECTIVE BLOCK)

Blok elektif merupakan blok yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan peminatan terhadap suatu bidang ilmu tertentu. Blok ini berlangsung selama 4 minggu dengan beban 4 SKS. Bidang ilmu yang  ditawarkan antara lain:islamic medicine, sport medicine,dan travel medicine.

 

u.BLOK 21 (COMMUNITY-BASED EDUCATION)

Blok Community Based Education merupakan blok yang mempelajari kesehatan masyarakat, kedokteran okupasi dan kedokteran keluarga. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan, merencanakan dan menerapkan aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif penyakit, melalui upaya kesehatan yang terorganisir baik secara masyarakat maupun individual dengan pendekatan kedokteran keluarga, kesehatan masyarakat dan kedokteran okupasi. Blok ini berlangsung selama 6 minggu dan mempunyai beban 12 SKS. Disiplin ilmu yang terlibat adalah kedokteran keluarga, kesehatan masyarakat dan kedokteran okupasi. 

v. SKRIPSI (KARYA TULIS ILMIAH) 

Skripsi merupakan tugas wajib mahasiswa berupa penyusunan proposal penelitian sampai dengan kegiatan penelitian serta penyajian hasil penelitian. Dibawah bimbingan 2 orang dosen pembimbing. Mempunyai beban 4 SKS.

 

w. INTERPROFESSIONAL EDUCATION

Interprofessional Education (IPE) adalah suatu pelaksanaan program pembelajaran yang diikuti oleh dua atau lebih profesi yang berbeda untuk meningkatkan kolaborasi dan kualitas pelayanan kesehatan. Program ini berada di semester gasal di tahun ketiga (semester 5) dan berlangsung selama 18 minggu dengan beban 1 sks.

 

 

x. PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Program Kreativitas Mahasiswa adalah kegiatan untuk meningkatkan mutu peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional. Program Kreativitas Mahasiswa secara umum bertujuan untuk meningkatkan iklim akademik yang kreatif, inovatif,visioner, solutif dan mandiri. Program ini berada di semester gasal di tahun ketiga (semester 5) dan berlangsung selama 18 minggu dengan beban 1 sks.